ロゴ
KONSULAT JENDERAL REPUBLIK INDONESIA - OSAKA - JEPANG
INDONESIAN TRADE PROMOTION CENTER OSAKA

Pesan Kepala ITPC

director
ITPC Osaka sebagai lembaga perwakilan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia merupakan lembaga non-profit yang beroperasi di bawah naungan Konsulat Jenderal Republik Indonesia bertujuan untuk membantu menjembatani hubungan dagang antara Indonesia dan Jepang.Bentuk bantuan yang diberikan ITPC Osaka dalam menjembatani hubungan dagang tersebut direalisasikan dalam format layanan jasa berupa pemberian informasi mengenai peluang bisnis di Jepang kepada para eksportir Indonesia dan sebaliknya pemberian informasi mengenai potensi produk ekspor Indonesia kepada importir Jepang. Bentuk dukungan lainnya adalah menyediakan media promosi produk ekspor Indonesia antara lain dengan memfasilitasi pengusaha Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan promosi dagang (pameran) berskala international yang diselenggarakan di Jepang, menyediakan permanent display room bagi produk ekspor Indonesia di kantor ITPC Osaka, menyediakan situs ITPC Osaka yang dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha Indonesia dan Jepang sebagai sumber informasi dan juga memfasilitasi berbagai kegiatan trade mission, business matching, dan lainnya. Sebagai penutup, kami berharap para pengusaha Indonesia dan Jepang dapat memanfaatkan keberadaan ITPC Osaka dalam pengembangan usahanya sehingga pada akhirnya akan meningkatkan kinerja perdagangan kedua negara.
Salam Hangat, Kepala ITPC Osaka

Visi & Misi

Sesuai dengan Rencana Strategi Kementerian Perdagangan Periode 2010-2014, Dalam rangka mewujudkan Visi “Perdagangan Sebagai Sektor Penggerak Pertumbuhan dan Daya Saing Ekonomi serta Pencipta Kemakmuran Rakyat Yang Berkeadilan”, maka misi Kementerian Perdagangan adalah:
  1. Meningkatkan kinerja ekspor nonmigas secara berkualitas.
  2. Menguatkan pasar dalam negeri.
  3. Menjaga ketersediaan bahan pokok dan penguatan jaringan distribusi nasional.
Dalam hal ini ITPC Osaka berperan aktif mengemban Misi No.1 yaitu meningkatkan kinerja ekspor nonmigas secara berkualitas. Mempertimbangkan perkiraan kondisi perekonomian global dan domestik, serta mempertimbangkan target pertumbuhan PDB nasional yang telah ditetapkan, maka target pertumbuhan tahunan ekspor nonmigas yang ingin dicapai sebesar 7- 8,5 persen di tahun 2010, dan menjadi 14,5- 15,5 di tahun 2014.

Sasaran Peningkatan Pertumbuhan Ekspor Nonmigas

Sasaran

2008

2009*

2010

2011

2012

2013

2014

Pertumbuhan Ekspor Nonmigas Nominal (persen)

17,3

-15,0

7-8,5

11,00-12,00

12,­,5

13,5­14,5

14,5­15,5

Sumber: BPS diolah *) proyeksi Jan-Des 2009 Target 2012. Rapat Kerja Kementerian Perdagangan tanggal Maret 2012 di Hotel Borobudur, Jakarta, menetapkan target Ekspor Non Migas Indonesia terhadap Jepang untuk tahun 2012 adalah senilai US$ 20,68 Milyar dengan pangsa sebesar 11,37% dan pertumbuhan sebesar 12,88%. Target ini disusun berdasarkan realisasi ekspor non migas Indonesia pada tahun 2011 senilai US$ 18,33 Milyar dengan pangsa sebesar 11,31% dan pertumbuhan sebesar 11,13%.

Tugas & Fungsi

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 10/M-DAG/PER/3/2010 tanggal 4 Maret 2010, ITPC mempunyai tugas melakukan pelaksanaan teknis kegiatan promosi perdagangan di luar negeri dalam rangka peningkatan ekspor komoditi barang dan jasa di luar minyak dan gas bumi melalui pengembangan pasar dan promosi perdagangan di luar negeri yang meliputi penetrasi pasar, pelayanan informasi pasar, promosi,market intelligence dan pelayanan kepada dunia usaha. Adapun fungsi ITPC adalah sebagai berikut:
  • a. Melakukan pemasaran komoditi ekspor Indonesia di luar negeri;
  • b. Memberikan informasi pemasaran komoditi ekspor Indonesia
  • c. Melakukan usaha-usaha terjadinya kerjasama antara pengusaha Indonesia dengan pengusaha di wilayah kerjanya;
  • d. Membantu pengusaha Indonesia dalam memasarkan barang-barangnya di wilayah kerjanya;
  • e. Melakukan usaha-usaha peningkatan kegiatan promosi; dan
  • f. Melakukan usaha kegiatan penerobosan pasar.
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya ITPC melakukan: a. Penetrasi Pasar, melalui:
  1. Penyelenggaraan kontak bisnis
  2. Pembinaan dan pengembangan jejaring bisnis, dan
  3. Penanganan Inquiry
b. Pelayanan informasi pasar, melalui:
  1. Pelaksanaan market intelligence;
  2. Penyediaan analisa pasar
  3. Penyediaan market brief
  4. Penyediaan hasil market survey
  5. Penyediaan data importir dan eksportir, dan
  6. Pengembangan data base eskpor nasional
c. Promosi ekspor, melalui:
  1. Partisipasi dalam pameran dagang internasional;
  2. Partisipasi dalam penyelenggaraaan promosi dagang lainnya atau pameran dagang khusus (in-store promotion, Indonesian Day, bekerja sama dengan Chamber of Commerce setempat);
  3. Dukungan terhadap promosi pameran dagang yang diselenggarakan di Indonesia;
  4. Penyelenggaraan kegiatan Misi Dagang dan penerimaan Misi Pembelian;
  5. Penyelenggaraan Misi Pemasaran (Marketing Mission);
  6. Penyelenggaraan Permanent Trade Display (PTD); dan
  7. Penyelenggaraan promosi catalog (display catalogue)
d. Pelayanan kepada dunia usaha, melalui:
  1. Advokasi bisnis;
  2. Konsultasi bisnis kepada eksportir dan importir di negara akreditasi; dan
  3. Bantuan negosiasi kepada eksportir
e. Pelaksanaan Intelijen Bisnis;

Staff

  • Staff